Skip to main content

Harga Bus Solo ke Jogja - BIS SUGENG RAHAYU CEPAT

Bus Sugeng Rahayu Solo


JadwalBis.Info - Rute bus Solo ke Jogja dan sebaliknya memiliki banyak sekali armada dan pastinya jadwal keberangkatan tersedia dari pagi hingga tengah malam hampir 24 jam, namun pada kesempatan ini saya akan merekomendasikan Bus Sugeng Rahayu Cepat dari Terminal Tirtonadi Solo. naik bus memeang menyenangkan dan lebih murah karena terjangkau namun apabila kamu ingin lebih cepat sampai bisa pakai travel Daytrans solo jogja

Keberangkatan :  Terminal Tirtonadi Solo
Jadwal dari SOLO BUS SEGENG RAHAYU CEPAT: 04.30 s.d 16.30 Setiap 30 s.d 60 menit *
Tarif Terjauh : Rp 15K-19K
Telp Agen : Langsung naik bayar di bis

Perjalanan jogja ke solo maupun sebaliknya memerlukan waktu sekitar 2jam 15 menit apabila menggunakan bus, ayo naik bus dan semoga perjalanan anda menyenangkan dan selamat sampai kota jogjakartan.

Review Terminal Tirtonadi Solo
predikat terminal terbaik di indonesia rasanya memang tidak salah diberikan pada terminal ini

terletak di daerah gilingan solo, terminal ini berdiri dalam satu lantai yang membentang seluas 5 hektar dengan atap bisa digunakan untuk parkir kendaraan

+ terminal dengan fasilitas terbaik sejauh ini, masjid yang luas dan nyaman, toilet gratis yg bersih, ruang kesehatan, laktasi, ruang tunggu ber-ac, dan tentu saja akses skybridge sejauh hampir setengah kilometer mengintegrasikan terminal ini dengan stasiun balapan

+ petugasnya ramah dan informatif, cukup tersedia banyak sign system sebagai pemandu pengunjung, dan cukup banyak foodcourt dengan harga terjangkau di area terminal, membuat terminal ini hidup 24 jam bahkan jika tengah malam sekalipun

- kekurangan mungkin pada akses ojek online, karena area terminal masih merupakan zona merah, pengunjung harus jalan ke selatan di bawah skybridge dekat pohon beringin untuk titik temu atau ke utara ke jembatan keris, mohon pihak terminal atau pemda dapat memediasi ojek online agar dapat menjemput di area yg lebih manusiawi

Terminal Solo Tirtonadi


Tahun 2003 - 2004 saya hampir tiap 1 minggu ke Terminal Tirtonadi pagi buta dari Jogja untuk naik bis pertama Solo - Semarang. 😁
Semenjak itu, sudah 3 tahun berjalan ini tiap hari lewat terminal ini pagi dan kadang sore hari. 
Terminal yang sudah jauh lebih modern, ada parkiran kendaraan yang tertata lebih rapi, area sekitar terminal yang sekarang lebih terang, dahulu di sebelah Baratnya kan makam.😱
Ada parkir atas untuk kendaraan pengunjung, angkutan memiliki pengaturan yang lebih baik, pintu keluar masuk terminal yang lebih baik. 
Sekarang ada jalur yang menghubungkan terminal Tirtonadi dan Stasiun Balapan, keren konsepnya, walau kalau malam atau sore, terlalu pagi, beberapa orang khusus nya wanita agak takut lewat karena sepi jembatan penghubung nya. 
Perubahan yang mencolok adalah pelebaran jembatan di Timur Utara terminal dengan tugu Keris yang fenomenal. 
Obyek sungai Bengawan di sebelah Utara Terminal juga joss. 
Masukan untuk terminal Tirtonadi ke depan adalah terus meningkatkan keamanan dan kebersihan terminal, hal utama terminal yang baik menurut saya. 
Hal lain adalah akses jalan sekitar terminal yang tambah padat, sering macet apalagi kalau libur panjang,omg weekend, atau saat puncak aktifitas pagi dan sore. 
Ikon kota Solo Terminal Tirtonadi, yang sering dibuat tema lagu, semoga tambah sukses dan maju

Terminal bus kebanggaan warga kota solo dan sekitarnya. Saat tahun 2015-2017 menjadi anggota PJKA rutin dengan rute SBY-SLO dan saat itu terminal masih terawat dengan baik. Masih teringat musholla dan masjid terminal yang sangat nyaman dan penuh penumpang tidur menunggu jam keberangkatan awal menuju lokasi tujuan.

Sayangnya pada tahun 2020 sekarang kesan terminal kurang terawat dan AC nya tidak nyala. Petugas penarik retribusi peron juga sudah tidak ada. Semoga diperbaiki dan bisa menjadi terminal yang megah kembali

Buat saya pribadi, menurut pendapat saya terminal ini untuk orang baru sepertinya akan mengalami kebingungan, karena berdasarkan pengalaman saya saat di terminal ini pada saat itu saya seharusnya berada di pintu keluar bis2 arah Yogya, namun saya malah berada di bis2 arah Surabaya. Saya pikir (pada saat itu) di bagian dalam terminal terdapat pintu penghubung diantaranya namun setelah saya mencari ternyata tidak ada, jadi saya harus muter dari dpn ke bagian ruang tunggu bis2 arah Yogya. Selain itu, pada ruang tunggu tersebut pencahayaan juga sangat kurang alias gelap sekali, posisnya saat itu masih siang, saya tidak tahu kalau malam apakah gelap juga atau tidak. Namun menurut saya sebaiknya diperbaiki agar ada pencahayaan yang cukup untuk memberi kenyamanan bagi penumpang yang sedang menunggu.
Newest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar